Drainase
Drainase adalah suatu cara pengendalian pengaliran air secara alamiah dari permukaan atau bawah tanah bagi suatu area tertentu. Yang dimaksud dengan pengaliran air secara alamiah adalah pengaliran air yang sepenuhnya bergantung pada gravitasi bumi.
Tujuan utama dari drainase perumahan adalah untuk memperbaiki atau mempertahankan kondisi drainase daerah pengaliran yang telah ada sehingga stabilitas alam dapat dipertahankan, diantaranya sebagai penampung, pembagi dan penyaluran air permukaan yang berasal dari curah hujan yang jatuh dari daerah pengaliran (catchment area).
Drainase pada bagian permukaan jalan dilakukan dengan membuat kemiringan pada permukaan perkerasan jalan (dalam hal ini dengan memperhatikan batasan kemiringan yang tidak berkelebihan disesuaikan dengan faktor keselamatan lalu-lintas pemakai jalan), dibuat untuk memungkinkan air permukaan dapat dialirkan dengan cepat ke sistem drainase selokan samping atau lainnya.
Dengan lebih cepatnya pengaliran air maka permukaan jalan menjadi bebas dari air permukaan/hujan sehingga lalu-lintas bisa berjalan normal dan kesempatan penyerapan air oleh permukaan jalan akan berkurang sehingga umur jalan menjadi lebih awet.
Drainase permukaan terdiri dari beberapa bagian diantaranya adalah:
A.Selokan Samping (Side Ditch)
Fungsi selokan samping adalah:
? Membuang secara cepat air hujan guna menjaga agar tidak merembes ke perkerasan yang dapat mengakibatkan kerusakan jalan dan genangan.
? Memberikan bantuan pada usaha drainase dari subgrade melalui rembesan sehingga lapis permukaan menjadi stabil.
B. Gorong-gorong (Culvert)
Gorong-gorong adalah suatu bangunan pelengkap yang melintas pada jalan atau sejajar jalan, berfungsi sebagai:
? Saluran untuk pengaliran air dari sisi daerah jalan yang melintas jalan.
? Untuk menampung dan mengalirkan air yang berasal dari selokan samping yang kemudian dibuang ke saluran pembuang terdekat.
Oleh Irfan

